Kovalainen hijrah dari Renault ke "Silver Arrows" untuk mendampingi Lewis Hamilton sepeninggal Fernando Alonso. Dia masuk ke McLaren setelah musim lalu tim itu tertimpa berbagai masalah, seperti kasus mata-mata dan rivalitas antara pembalapnya, yang pada akhirnya membuat titel juara terlepas.
Musim depan, Kovalainen berjanji tak bakal bikin ulah di tim tersebut, sekaligus siap bahu-membahu dengan Hamilton yang pernah jadi rivalnya di arena karting. Itu semua karena pembalap Finlandia tersebut memang cinta McLaren.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di atas kertas, Kovalainen yang sempat jadi test driver Renault pada tahun 2006 itu memiliki lebih banyak pengalaman di ajang F1 jika dibandingkan dengan Hamilton. Namun sebagai "anak baru" di McLaren, pembalap 26 tahun itu mengaku masih perlu belajar.
"Dia (Hamilton) adalah pembalap yang tangguh dan salah satu favorit dalam kejuaraan dunia. Bahkan kalaupun dia memiliki sedikit keuntungan (di McLaren), saya ingin membangun hubungan dengan tim sehingga saya bisa kompetitif juga. Saya pikir saya memang harus sedikit mengejar ketinggalan," tandas Kovalainen.Β Β (krs/krs)











































