Raihan BMW pada musim lalu cukup luar biasa. Dua pembalapnya mampu duduk di posisi lima dan enam klasemen juara dunia sementara tim yang berbasis di Hinwil dan Munich itu sukses jadi runner-up konstruktor.
Menghadapi musim depan, Team Principal Mario Theissen sudah mencanangkan untuk merebut gelar juara Grand Prix untuk pertama kalinya. Cukup wajar jika melihat performa BMW musim lalu, sesuatu yang juga diamini oleh Heidfeld. Apalagi grafik menanjak turut terlihat setelah semusim sebelumnya BMW duduk di posisi lima klasemen konstruktor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Heidfeld menambahkan kalau dirinya memiliki perasaan kalau timnya akan tampil dengan baik seperti musim lalu. "Saya punya perasaan bagus, tapi Anda tak bisa selalu mengandalkan feeling, seperti yang sudah saya perhatikan pada tahun-tahun sebelumnya. Pada musim 2001, Sauber duduk di posisi empat klasemen konstruktor dan setelah itu saya pikir keadaan akan semakin baik, ternyata tidak."
"(Namun) Saya pikir itu tak akan terjadi tahun ini. Tetapi seperti saya bilang sebelumnya: perasaan tidak jadi ukuran di F1," tandas Heidfeld.
(krs/krs)











































