'Mercedes Tak Nasionalis'

'Mercedes Tak Nasionalis'

- Sport
Rabu, 02 Jan 2008 19:08 WIB
Mercedes Tak Nasionalis
Stuttgart - Bersanding dengan tim bagus, Mercedes-Benz dinilai tidak nasionalis karena tidak mengupayakan perekrutan pembalap asal Jerman yang saat ini jumlahnya cukup banyak.

Ironisnya, walaupun sudah berkiprah sangat lama di dunia Formula 1, dalam 50 tahun terakhir tidak pernah ada seorang pembalap Jerman pun yang mengendarai mobil bermesin Mercedes di ajang ini.

Kebijakan Mercedes amat kontras dengan rival Jerman-nya, BMW, yang di musim lalu memakai jasa Nick Heidfeld dan dua test driver lokal, Timo Glock dan Sebastian Vettel, meskipun yang terakhir kemudian digaet Scuderia Torro Rosso.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mantan pembalap yang pernah membela tim Lotus di tahun 1991, Michael Bartels, mempertanyakan nasionalisme Mercedes tentang fenomena tersebut.

"Saya tak habis pikir kenapa sebuah pabrikan Jerman tak pernah memberi kesempatan kepada seorang pembalap Jerman," ujar pria berusia 39 tahun itu kepada kantor berita SID.

Keheranan Bartels agaknya memuncak setelah McLaren memilih Heikki Kovalainen yang berasal dari Finlandia untuk menggantikan Fernando Alonso (Spanyol) dan mendampingi Lewis Hamilton (Inggris).

"Nico Rosberg bisa dilepaskan dari kontraknya di Williams. Adrian Sutil juga salah satu kandidat buat saya," Bartels menambahkan. "Ralf (Schumacher) juga. Dia itu cepat dan punya pengalaman yang hebat."

(a2s/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads