Kovalainen bergabung di McLaren di akhir tahun lalu setelah terjadi skandal spionase dan juga perginya Fernando Alonso karena tak puas dengan perlakuan tim. Namun ia merasakan pengalaman sangat berbeda dengan kabar yang dia dengar bahwa di dalam tim terasa kaku.
"Saya mendengar cerita itu sebelum bergabung dengan McLaren, namun saya tak tahu dari mana. Setiap orang sangat bersahabat dan juga menyambut saya, atmosfer di dalam juga sangat tenang dan setiap orang bekerja dengan keras," ungkap Kovalainen seperti dilansir Auto Sport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya merasa positif mengenai mobil dan para teknisi juga tampak bersemangat, namun terlalu dini mengatakan bagaimana bagusnya. Anda tidak akan tahu di mana Anda saat uji coba karena Anda tidak tahu apa yang dilakukan oleh tim lain," ujarnya. (key/krs)










































