Hamilton Jadi Korban Rasisme di Spanyol

Hamilton Jadi Korban Rasisme di Spanyol

- Sport
Senin, 04 Feb 2008 02:01 WIB
Hamilton Jadi Korban Rasisme di Spanyol
Catalunya - Penyerangan yang dilakukan sekelompok fans Spanyol terhadap McLaren bertambah buruk karena juga mereka juga melakukan penghinaan rasisme kepada Lewis Hamilton.

Sebelumnya pihak sirkuit Catalunya terpaksa menutup grand stand yang berseberangan dengan garasi McLaren karena adanya hinaan terhadap tim asal Inggris tersebut dalam sesi ujicoba kemarin. Beberapa bahkan sempat melemparkan sampah kepada mobil The Silver Arrows ketika mobil tersebut keluar dari garasi.

Yang lebih menyedihkan adalah nasib Hamilton. Selain sebuah poster bernada protes, pembalap berusia 22 tahun itu menerima makian bernada rasis yang dilontarkan oleh beberapa fans.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ucapan seperti 'puto negro' (negro sialan) dan 'negro de mierda' (black shit) kerap didengungkan oleh sebagian orang dari sekitar 20.000 suporter yang hadir di Catalunya dalam sesi hari Minggu (3/2/2008).

Petugas bukannya tak bereaksi pada insiden tersebut. Dua penonton kabarnya telah diusir dari sirkuit. Beberapa tindakan lain juga diambil untuk memberi perlindungan kepada McLaren.

"McLaren telah berlomba di Catalunya dan melakukan tes di sana selama bertahun-tahun. Setiap orang yang berada di dalam tim, termasuk Lewis, sangat menghormati Spanyol dan orang-orangnya dengan setulus hati," ujar salah seorang juru bicara McLaren, seperti dikutip dari F1-Live.

"Tidak seharusnya dia (Hamilton) diperlakukan seperti itu," timpal manajer tes McLaren, Indy Lall.

Perlakuan buruk tersebut terjadi karena hubungan McLaren dan Fernando Alonso musim lalu yang sempat merenggang. Adalah Hamilton - baru-baru ini memperpanjang kontraknya di McLaren hingga 2012-- yang dianggap menjadi penyebab utama masalah tersebut karena Alonso menganggap timnya terlalu menomorsatukan pembalap asal Inggris tersebut.

(a2s/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads