Barcelona Bukan Yang Pertama

Rasisme pada Hamilton

Barcelona Bukan Yang Pertama

- Sport
Senin, 11 Feb 2008 00:24 WIB
Barcelona Bukan Yang Pertama
Barcelona - Ejekan berbau rasis di Catalunya ternyata bukan yang pertama diterima Lewis Hamilton. Driver McLaren Mercedes ini mengaku pernah mendapat perlakuan serupa di Cina.

Adalah ayah dari Lewis, Anthony, yang mengungkapkan hal tersebut. Menurutnya, Lewis mendapat perlakuan tersebut juga pada bulan Oktober (gelaran GP Cina, red) dari fans-fans asal Spanyol.

Anthony Hamilton memberi tahu saya bahwa ada beberapa orang di Cina yang juga melakukan perlakuan tersebut. Bukan orang-orang Cina, melainkan orang-orang yang datang dari Spanyol," tegas Max Mosley kepada The Sunday Times.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Buntutnya, Presiden Federasi Internasional Automotif (FIA) itu langsung mengeluarkan ancaman sanksi bagi siapapun orang yang terlihat melakukan tindakan tercela itu, terutama fans-fans asal Spanyol. Mosley juga menyiapkan cara tersendiri untuk menjaring orang-orang tersebut.

"Jika mereka pergi ke Australia dan melakukan hal-hal seperti itu, mereka bisa ditahan dan kami tahu nama mereka dan nomor pasportnya dan mereka tak akan bisa masuk ke negara lain. Kami akan melakukan segalanya untuk bisa menghentikan ini, dan kami akan melakukan dengan cara apapun," tegas Mosley.

Cara paling ekstrim yang direncanakan penyelenggara F1 adalah menghentikan kompetisi jika insiden berbau rasis kembali muncul di dunia F1.

(ian/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads