Singapura akan jadi negara pertama yang menggelar balapan F1 Grand Prix pada malam hari, ketika seri tersebut dilangsungkan September mendatang. Musim depan, balapan malam kemungkinan besar juga sudah digelar Malaysia.
Australia sebenarnya sempat diusulkan untuk turut menggelar balapan malam agar penonton di benua Eropa tak perlu bangun dinihari untuk menyaksikan jalannya balapan di Albert Park. Namun gagasan itu sudah ditolak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alamiah sekali kami mengumpulkan informasi mengenai itu, mencoba mengkaji kelebihan dan kekurangannya," ujar Shaikh Salman kepada Gulf Daily News yang dikutip F1 Live, Selasa (12/2/2008).
Perihal kelebihan, suratkabar Gulf Daily News mencoba membeberkannya dengan menyebut balapan malam bakal berjalan dengan udara yang lebih sejuk. Selain itu warga Bahrain juga lebih berpeluang untuk datang dan menyaksikan langsung balapan sepulang kantor, karena hari Minggu (waktu penyelenggaraan balapan) adalah merupakan hari kerja.
"Saya tak tahu menahu apakah ini (balapan malam) sudah ditawarkan kepada Bahrain, yang pasti ini konsep yang menarik. Saat ini, balapan malam lebih masuk akal buat penyelenggara di negara-negara yang letaknya lebih jauh ke timur. Di sini, masih bisa didebat dan akan melalui proses diskusi panjang dengan Manajemen Formula Satu sebelum kami serius mempertimbangkan," tutup Shaikh Salman.
(krs/din)











































