Tahun ini, memasuki tahun ke-13nya di arena F1, Fisichella harus menerima kenyataan terpental dari Renault untuk kemudian bergabung dengan Force India, tim yang sebelumnya bernama Spyker.
Meski demikian, Fisico --sapaan Fisichella-- mengaku tak memiliki penyesalan harus keluar dari tim papan atas dan membela tim "antah berantah" seperti itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak sebelum berganti rupa menjadi Force India, baik ketika bernama Jordan, Midland, maupun Spyker, tim tersebut tidak pernah menorehkan prestasi yang gemilang. Mereka bahkan cenderung lebih sering berada di papan bawah.
Tapi Fisico toh tetap menaruh kepercayaan kepada tim milik miliarder Vijay Mallya itu. "Manajemen sangat fokus dan mereka tahu apa yang mereka inginkan. Orang-orang di luar sana yang tidak mengerti," lanjut pria Italia tersebut.
Kiprah Fisico yang sudah tampil sebanyak 196 kali di arena F1 tentu akan sangat membantu Force India. Pembalap Italia berusia 35 tahun itu bahkan sempat membawa mobil Force India masuk empat besar dalam sebuah tes di Barcelona awal bulan ini.
Bagi Fisichella, hasil tes itu sangat penting untuk mengatrol optimisme di seluruh tubuh tim. "Melihat catatan waktu semua orang, saya percaya bahwa mobil kami tidak lagi bakal jadi yang paling belakang," seru Fisichella.
"Tapi sebaiknya kita semua menunggu dan melihat di Melbourne (GP Australia-red) seusai kualifikasi," tuntas dia.
(arp/krs)











































