Rencananya kampanye tersebut akan dimulai dalam waktu dekat, dengan sirkuit Catalunya menjadi venue pertama dimulainya kampanye tersebut. Semua pihak yang terlibat dalam ajang balap motor ini diharapkan bisa mensukseskan kampanye itu.
"Formula 1 adalah olahraga yang mendunia, multikultural dan belum pernah mendapat perlakuan seperti ini sebelumnya dan tidak akan mentolerir hal itu di masa mendatang," ujar jurubicara FIA seperti dikutip BBC.
"Kami akan mengajak semua pihak yang terlibat dalam olahraga ini untuk mendukung kampanye kami ini, dari juara dunia sebelumnya hingga calon-calon jawara di masa depan," imbuhnya.
Seperti diketahui, Hamilton menjadi korban aksi rasis saat melakukan testing bersama timnya McLaren Mercedes di sirkuit Catalunya di awal Februari. Aksi tersebut langsung memunculkan kecaman, bahkan ancaman dari FIA untuk mencoret Spanyol sebagai tuan rumah ajang F1 di tahun-tahun berikutnya.
(ian/key)











































