"Saya tak ingin lagi berkomentar mengenai semua itu. Saya sudah bangkit dan fokus untuk balapan pertama," tegasnya seperti dikutip Crash.
Aksi rasis di Spanyol bulan lalu memang sempat mengusik Hamilton. Pembalap McLaren Mercedes ini mengaku sedih menjadi korban atas sikap tidak bertanggung jawab sekelompok orang itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hamilton bahkan menolak memperbincangkan hal tersebut. Ia lebih tertarik mengutarakan persiapannya jelang GP Australia pada 16 Maret.
"Mobil sudah cukup bagus, demikian juga tim dan perasaan saya sendiri, hanya itulah yang menjadi pokok pembahasan saat ini," tegasnya lagi.
"Musim ini bakal berjalan ketat lagi, dan tidak mudah. Karenanya kami berusaha semaksimal mungkin. Tapi saya mengaku lebih percaya diri ketimbang tahun lalu, saya tahu bagaimana berlatih untuk lebih baik lagi, juga cara mengemudi yang lebih bagus. Jadi saya sangat optimis," tutup Hamilton.
(ian/arp)











































