Jakarta - Kabar mengejutkan datang dari tim McLaren Mercedes. Ron Dennis dikabarkan dipaksa untuk melepaskan jabatan sebagai
Team Principal yang sudah dipegangnya sejak tahun 1980-an.
Adalah kasus pemilikan data Ferrari secara ilegal musim lalu dan berbuntut denda sebesar US$ 100 juta yang menyulut rencana pendepakan Dennis. Demikian diberitakan
Marca seperti dikutip
F1Live, Rabu (27/2/2008).
Disebutkan kalau keputusan mendepak Dennis, yang juga didukung oleh Mercedes-Benz sebagai pemasok mesin, akan diumumkan dalam waktu dekat. Tim yang bermarkas di Surrey, Inggris, itu bahkan sudah memilih CEO of tim McLaren Mercedes, Martin Whitmarsh sebagai pengganti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika Dennis benar terdepak itu akan menjadi berita terbesar setelah terungkapnya skandal spionase musim lalu. Selain sudah memimpin McLaren sejak awal 1980-an, pria 61 tahun itu adalah CEO sekaligus pemegang 15% saham McLaren Group, sisa saham lainnya dimiliki bersama oleh Mercedes/Daimler (40%), Bahrain Mumtalakat Holding Company (30%), dan Mansour Ojjeh (15%).
(din/din)