Saat lampu hijau di garis start Sirkuit Albert Park, Melbourne, Minggu (16/3/2008), menyala, Hamilton dengan sempurna menggeber mobilnya dan tetap berada di depan para pembalap lainnya.
Bila Hamilton mulus, tidak demikian dengan Felipe Massa. Pembalap Ferrari itu melintir dan menabrak tembok. Beruntung, hanya sayap depannya yang rusak dan masih bisa diganti dengan cepat. Posisi Massa pun melorot di bawah 10 besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun sejumlah insiden itu justru mendatangkan keuntungan bagi Kimi Raikkonen. Start dari posisi 15, driver Ferrari itu bisa merangsek ke urutan delapan saat safety car keluar dari trek.
Sementara di depan, Lewis Hamilton yang melakukan startnya dengan sempurna dari pole position terus memimpin. Ia diikuti oleh Robert Kubica (BMW) di belakangnya.
Raikkonen yang kelihatannya memilih strategi satu pitstop tiba-tiba sudah berada di posisi ketiga di belakang Hamilton dan Heikki Kovalainen seusai dua pembalap McLaren itu melakoni pitstop dalam rentang lap 20-23.
Di lap ke-25, safety car kembali harus bertugas. Gara-garanya, mobil Massa saling senggol dengan mobil David Coulthard (Red Bull). Mobil Massa tak apa-apa, sedangkan mobil Coulthard remuk dan tak bisa melanjutkan balapan.
Safety car masuk ke kandangnya di awal lap 29. Raikkonen yang membuntuti Kovalainen terlihat bernafsu menyalip. Saat bisa menyalip, pembalap Finlandia itu justru meluncur ke luar lintasan karena terlambat mengerem. Posisi Raikkonen pun melorot jauh ke peringkat 11.
Masalah bagi Ferrari bertambah karena di lap berikutnya, Massa harus berhenti berlomba. Pembalap Brasil itu harus memarkir Ferrarinya yang bermasalah di pinggir lintasan.
Saat balapan tinggal berusia 16 lap lagi, Raikkonen yang masih terus berusaha memperbaiki posisi kembali mengalami kemalangan. Saat tengah berupaya menyalip Timo Glock (Toyota) mobilnya kembali melintir. Beruntung ia tidak disalip pembalap lain dan masih bisa meneruskan lomba.
Tak sampai satu lap, mobil Glock yang keluar lintasan melayang dan kemudian menabrak tembok. Mobil Toyota berkelir merah-putih itu pun rusak parah dan membuat safety car masuk lagi untuk kali ketiga dalam balapan ini. Namun Glock dapat keluar dari mobilnya tanpa masalah sedikitpun.
Dalam kondisi lomba dipandu safety car, Kazuki Nakajima (Williams) dan Robert Kubica (BMW) saling bertabrakan. Akibatnya, Kubica pun harus memarkir mobilnya di garasi.
Di lima lap terakhir, bencana Ferrari menjadi sempurna dengan pensiunnya Raikkonen. Mobil Raikkonen rusak dan tak sanggup lagi melanjutkan lomba meski dirinya tengah berada di posisi ketujuh.
Barisan mereka yang tak bisa finis bertambah di lap 56 dengan berhentinya Sebastien Bourdais (Toro Rosso). Asap putih terlihat mengepul dari mobil Bourdais yang saat itu sedang di peringkat ke-4.
Total, hanya ada tujuh pembalap yang berhasil menyelesaikan lomba. Saat bendera chequered flag berkibar, Hamilton pun tampil sebagai pembalap yang finis terdepan.
(arp/key)











































