Dua pembalap tim "Kuda Jingkrak", Kimi Raikkonen dan Felipe Massa, akhirnya gagal finis dalam balapan yang berdurasi 58 lap tersebut. Ferrari akhirnya memang berhasil meraih satu poin melalui Raikkonen, tetapi itu merupakan "hadiah" setelah Rubens Barichello didiskualifikasi.
Sebuah hasil yang bisa dibilang mengecewakan mengingat Ferrari diekspetasikan banyak orang untuk tampil bersaing dengan McLaren di GP pembuka tersebut. The Silver Arrows sendiri berhasil membuat dua pembalapnya finis dengan Lewis Hamilton tampil sebagai juara di seri perdana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hasil telah berbicara dan sayangnya ini bukan akhir pekan yang baik. Tidak adayang berjalan sesuai rencana, tetapi jika Anda ingat kembali kami juga pernah gagal finis di tahun 2206 namun kami berhasil mengejar ketertinggalan di seri-seri berikutnya," tandas team principal Ferrari, Stefano Domenicali, seperti dilansir Autosport.
"Kami bukanlah orang-orang yang fenomenal sebelum balapan ini dan bukanlah orang bodoh setelahnya. Jadi kami perlu menganalisis apa yang sebenarnya terjadi terutama masalah reliability. Kami mengalami dua kali mati mesin dan hal ini perlu diselidiki," imbuh Domenicali.
Menurut Domenicali, yang perlu dilakukan saat ini adalah tetap tenang dan berkonsentrasi penuh kepada balapan. "Kami butuh untuk tetap kalem dan berkonsentrasi penuh. Kami tidak boleh terbawa emosi saat ini karena dalam kondisi seperti itu kami akan mudah jatuh. Kami harus tetap rasional," tukasnya. (krs/krs)











































