Selain mogoknya F2008 milik Kimi Raikkonen, free practice pertama GP Malaysia diwarnai dengan kecelakaan yang menimpa David Coulthard. Suspensi depan RB4 milik DC mengalami kerusakan cukup parah akibat kecelakaan tersebut.
Ini adalah kali kedua suspensi Red Bull mengalami kerusakan cukup berarti. Di Albert Park dalam gelaran GP Australia pekan lalu kecelakaan dengan Felipe Massa juga membuat suspensi depan mobil DC rusak parah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Stewards sudah melakukan pertemuan dengan team Principal dan perwakilan tim tekhnis dari Red Bull Racing dalam kaitannya dengan kecelakaan yang melibatkan mobil nomor sembilan di latihan pertama. Steward sudah meminta mereka mengirim laporan pada FIA yang berisi verifikasi kelayakan suspensi pada mobil yang mungkin membuat mobil tersebut masuk kriteria 'konstruksi berbahaya' yang termuat dalam Art 2.3 Regulasi Teknis Regulations," demikian laporan Stewards seperti diberitakan Autosport.
Artikel 2.3 dari regulasi tekhnis menyebutkan kalau "hasil rapat steward bisa mengeluarkan kendaraan yang konstruksinya dianggap membahayakan".
Kubu Red Bull melalui team principal Christian Horner, serta kepala pengembangan tekhnologi, Adrian Newey, sudah mengeluarkan sanggahan kalau mobilnya berbahaya.
"Kami sudah melakukan tes lebih dari 10.000 kilometer dengan komponen yang identik...Jadi kami tidak memiliki sedikitpun kekhawatiran soal keamanan mobil untuk besok," ungkap Christian Horner. (din/din)











































