Seminggu yang lalu di Melbourne, Alonso hanya berhasil finis di posisi empat. Memang lebih baik dari Kimi yang ketika itu gagal finis, tetapi ketika Kimi sudah bangkit di Sepang Alonso malah tercecer di peringkat delapan dan hanya berhak meraih satu poin.
Padahal seperti yang diekspektasikan banyak orang, mantan pembalap McLaren itu selayaknya bersaing ketat dengan Hamilton dan Kimi dalam setiap balapan. Namun, jangankan bersaing dengan keduanya, Alonso malah terlihat kedodoran di Sepang dan kalah cepat dibandingkan dengan dua rivalnya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya telah berusaha semampu saya untuk balapan hari ini dan saya mendapatkan poin terakhir," ujarnya seperti dilansir Autosport, Minggu (23/3/2008). "Terlihat jelas dalam balapan yang berlangsung dalam kondisi normal performa kami tertinggal jauh," imbuhnya.
"Target kami saat ini adalah mencoba untuk tetap mendapatkan poin dalam setiap balapan dan bekerja keras dalam tes berikutnya sehingga kami bisa tampil lebih baik," tandasnya.
Alasan yang diutarakan Alonso tersebut setali tiga uang dengan apa yang diucapkan oleh rekan setimnya, Nelson Piquet Jr. Nelsinho sendiri hanya mampu finis di posisi 11 dan tidak berhak mendpat poin sama sekali.
"Balapan sangat sulit dan mobil kami belum cukup kompetitif, tetapi saya sudah berkembang dan saya berharap hal itu berlanjut di Bahrain," tukasnya.
Dengan waktu dua minggu menuju balapan berikutnya di Bahrain, Renault masih memiliki banyak waktu untuk mengembangkan performa mobilnya. Jika gagal mengatasi masalah kecepatan, maka bukan tak mungkin kedua pembalap mereka akan kembali tercecer dari persaingan meraih podium.
"Satu poin yang kami peroleh bukanlah sebuah hiburan. Sekarang kami harus bekerja keras untuk memperbaiki masalah kami sehingga kami bisa kembali menjadi lebih kuat di Bahrain," tukas bos Renault, Flavio Briatore.
(din/din)











































