Mosley menilai apa yang sudah diungkapkan NOTW mengenai video skandalnya banyak yang tidak benar, terutama mengenai tindakan rasisme yang diklaim media Inggris itu sebagai gambaran atas apa yang terjadi di kamp penyiksaan Nazi atas bangsa Yahudi pada Perang Dunia II.
"Semua itu salah," tulis Mosley dalam surat yang dikirimkannya kepada semua presiden klub national FIA, anggota senat FIA, World Motor Sport Council dan World Council for Mobility and the Automobile, seperti dikutip Autosport, Rabu (2/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terlepas dari tuntutan hukum tersebut, Mosley secara terbuka mengajukan permintaan maaf atas apa yang telah dilakukannya sehingga mencoreng nama baik FIA, juga anggota didalamnya.
(ian/arp)











































