Mosley Dilarang Hadir di Bahrain

Mosley Dilarang Hadir di Bahrain

- Sport
Kamis, 03 Apr 2008 16:53 WIB
Mosley Dilarang Hadir di Bahrain
London - Putra Mahkota Bahrain, Sheikh Salman Bin Hamad Al-Khalifa, melarang Max Mosley untuk hadir di GP Bahrain. Skandal seks yang mendera presiden FIA itu dikhawatirkannya akan mengganggu jalannya balapan.

Menyangkut masalah video seks yang melibatkan dirinya, dapat dipastikan Mosley akan menjadi sasaran media massa jika ia sampai hadir di balapan yang akan berlangsung hari Minggu (4/6/2008). Seperti diberitakan oleh suratkabar The Times, Kamis (3/4/20008), Sheikh Salman yang sangat peduli akan kelangsungan balapan di negerinya itu pun langsung melarang Mosley hadir dengan mengiriminya sebuah surat.

Alasan keamanan dan keteraturan lomba sekaligus untuk menghormati seluruh masyarakat Bahrain menjadi pertimbangan utama dikirimnya surat tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mengenai dugaan tersebut, saya sangat menyarankan Anda untuk mengubah keputusan Anda untuk menghadiri Grand Prix yang akan berlangsung di Bahrain akhir pekan ini. Karena itu saya sangat mempertimbangkan posisi dan keberadaan dari Bahrain dan seluruh masyarakatnya," tandasnya.

"Tentu yang terpenting adalah suksesnya event ini bagi semua yang bertanggng jawab--Kerajaan Bahrain, pihak F1, dan penonton. Sudah seharusnya fokus hanya untuk balapan ini. Dengan segenap penyesalan, saya merasa dalam kondisi seperti ini Anda tidak seharusnya hadir dulu di Bahrain," pungkasnya.

Entah karena disebabkan oleh surat tersebut atau bukan, pihak FIA sebelumnya telah melansir pernyataan bahwa Mosley memang tidak akan hadir di Bahrain. Namun, menurut pernyataan yang dilansir oleh Autosport tersebut, pria asal Inggris itu tidak hadir karena tengah mengurusi masalah hukum.

"Presiden FIA sebenarnya dijadwalkan akan hadir di GP Bahrain. Tetapi karena tengah sibuk mengurus masalah hukum, ia terpaksa membatalkannya," tukas FIA. (krs/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads