Diet, Rahasia Pole Kubica

Diet, Rahasia Pole Kubica

- Sport
Selasa, 08 Apr 2008 07:11 WIB
Diet, Rahasia Pole Kubica
Sakhir - Sukses Robert Kubica menjadi pole sitter di GP Bahrain akhir pekan lalu ternyata berhubungan erat dengan program diet ketat yang dijalaninya.

Kubica berhasil menyusutkan berat badannya hingga 7 kg hanya dalam enam bulan. Imbasnya, ia menjadi pembalap tercepat di sesi kualifikasi.

"Saya mengurangi bobot badan saya cukup banyak dan semua itu membantu saya meningkatkan performa mobil saya," tandasnya seperti dikutip Autosport.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hubungan antara berat badan pembalap dan meningkatkan performa mobil memang erat. Dalam sudut pandang awam, pembalap yang bobotnya lebih berat pastinya membuat kecepatan mobil lebih lambat ketimbang mobil dengan pembalap yang bobotnya lebih ringan.

"Ide ini berasal dari saya pribadi karena kita bisa memangkas waktu lebih banyak dengan mengurangi berat badan. Tapi saya tak ingin kehilangan bobot badan terlalu drastis," tandasnya lagi.

Sayangnya Kubica gagal membawa performa menjanjikannya itu di sesi balapan. Driver BMW Sauber itu hanya bisa finis di tempat ketiga, di belakang duo Ferrari.

Terlepas dari hasil balapan, apa sih yang menjadi rahasia Kubica bisa menurunkan berat badannya hingga 7 kg hanya dalam enam minggu?

"Jangan makan. Saya sedikit sekali makan. Saya hanya makan sayuran, buah-buahan dan ikan. Tidak mudah memang, apalagi saya terbiasa makan pasta saat tinggal di Italia. Tapi hasilnya sangat positif," beber Kubica lagi.

Mau mencontoh?

(ian/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads