Dari tiga seri yang sudah dilalui, Nelsinho dua kali tidak finis, yakni di Australia dan Bahrain. Sementara di Malaysia, penggeber Renault itu hanya berhasil menyelesaikan lomba di urutan 11.
Nelsinho pun beberapa kali dibandingkan dengan Heikki Kovalainen, driver Renault tahun lalu. Dari tiga seri, Kovalainen yang kini di McLaren bisa mencetak satu angka dari GP Malaysia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi dari balapan ke balapan, semuanya menjadi lebih mudah. Saya belajar banyak dari tiga balapan pertama dan mendapat banyak pengalaman tentang pendekatan kepada sebuah GP dan bekerja dengan tim," sambung pemuda Brasil tersebut.
"Saya pikir saya hanya butuh sedikit keberuntungan di balapan mendatang dan kami, semoga, akan berpeluang mendapat poin. Saya punya hubungan baik dengan Fernando (Alonso) dan kami bekerjasama. Saya ingin mendapat pengalaman darinya," kata Nelsinho.
Mobil Renault R28 yang dipakai Nelsinho dan Alonso banyak dituding sebagai biang keladi jeleknya performa dua pembalap itu. Beberapa perbaikan, utamanya di bagian aerodinamis, telah diujicoba dalam tes di Barcelona pekan lalu.
"Saya pikir dengan perbaikan yang kami lakukan di Barcelona, kami seharusnya bisa melangkah maju," harap Nelsinho.
(arp/din)











































