Seperti diwartakan sebelumnya, koran News of the World memberitakan bahwa Mosley, Presiden FIA, mempertunjukkan gaya Nazi saat melakukan pesta seks bersama beberapa orang PSK. Mosley membantah keras bahwa ada unsur Nazi dalam skandalnya itu.
Menanggapinya, FIA memutuskan untuk menggelar penyelidikan penuh sebagai bagian dari rencana penyelenggaraan Sidang Umum yang akan dilangsungkan pada 3 Juni nanti. Sidang Umum ini akan menentukan nasib Mosley sebagai Presiden FIA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tuan Scrivener QC akan menyediakan opini tentang apakah bukti-bukti yang ada mendukung penggunaan istilah (bergaya Nazi) ini oleh News of the World. Agar peserta Sidang Umum Luar Biasa FIA bisa memutuskan, opini ini akan tersedia bagi anggota FIA pada 3 Juni," lanjut pernyataan itu.
Scrivener sendiri adalah seorang pengacara terkenal di Inggris dan Wales. Ia adalah anggota asosiasi pengacara yang ternama di kedua negara itu. Scrivener juga menjadi anggota di Komisi Banding FIA semenjak tahun 2006.
(arp/roz)










































