Kubica mengalami kecelakaan mengerikan ketika GP Kanada memasuki lap 26. Saat mendekati tikungan hairpin, mobil Kubica menabrak pantat Toyota yang dikendarai Jarno Trulli, buntut dari kejadian tersebut adalah mobil Kubica yang keluar jalur lalu menabrak dinding solid dalam kecepatan tinggi dan membuat F1.07 miliknya hancur berkeping-keping.
Untungnya Kubica tak mengalami cedera parah akibat kecelakaan mengerikan tersebut. Pembalap Polandia itu hanya mengalami memar di pergelangan kakinya dan sempat kehilangan kesadaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tak harus berhadapan dengan apapun karena itu sudah berlalu setahun lalu dan saya sudah melupakannya sejak saat itu juga. Saya kembali mengendarai mobil tanpa pernah memikirkannya," ungkap Kubica di F1Live.
Kubica memang seharusnya melupakan insiden yang nyaris merenggut nyawanya itu karena performanya musim ini terbilang sangat baik. Setelah gagal finish di Australia, Kubica mampu naik podium tiga kali dari lima seri yang digelar, torehan yang tak seharusnya berhenti hanya karena trauma kecelakaan tahun lalu.
"Kami berangkat ke Kanada, yang merupakan trek favorit saya. Dan saya pergi ke sana seperti halnya saya pergi ke sirkuit lain dengan tujuan meraih poin semaksimal mungkin," lanjut Kubica.
Mengumpulkan poin 32, Kubica untuk sementara duduk di posisi empat klasemen sementara. Dia hanya tertinggal enam angka dari Lewis Hamilton yang masih memuncaki klasemen pembalap. (din/krs)











































