Seperti diketahui, mobil Kimi mengalami kerusakan saluran pembuangan di GP Prancis pekan lalu. Karena kondisi tidak menguntungkan itu, ia gagal menjadi juara walau masih bisa memetik poin maksimal delapan.
Tak ingin insiden tersebut terulang, kubu Ferrari berniat untuk mengganti mesin Kimi. Dalam hal ini pembalap asal Finlandia itu tidak akan dijatuhi sanksi penalti 10 grid karena regulasi anyar 'penggantian bebas untuk mesin' yang diperkenalkan awal musim ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Stefano berharap rencana tersebut bisa menjadi solusi masalah mesin yang dihadapi Ferrari di beberapa seri terakhir, sehingga bisa lebih maksimal dalam mempertahankan titel juara musim lalu.
"Kami melepas beberapa poin penting karena minimnya reliabilitas atau kesalahan kecil di tiap level. Harusnya kondisi kami di kompetisi jauh lebih baik dari sekarang," tandas Stefano.
(ian/krs)










































