Terakhir kali The Silver Arrows meraih gelar juara di Hockenmheim adalah pada tahun 1998 melalui Mika Hakkinen. Tahun-tahun berikutnya mereka selalu gagal--kecuali pada tahun 2007 karena Hockenheim batal masuk kalender F1.
Kemenangan Hamilton pada lomba yang digelar hari Minggu (20/7/2008) malam WIB ini pun diraih dengan cara yang cukup meyakinkan. Pembalap asal Inggris ini mendominasi jalannya lomba sejak start. Bahkan, kalau mau jujur, tanda-tanda ia akan tampil dominan sebenarnya sudah ditunjukkan sejak free practice I di mana ia berhasil menjadi pembalap tercepat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Start sempurna dilakukan oleh Lewis Hamilton. Ia tak memberikan sedikit pun ruang bagi Felipe Massa untuk membalapnya. Alhasil pembalap McLaren itu tetap memimpin lomba sehabis tikungan pertama, diikuti Massa di urutan dua.
Berada di urutan tiga adalah Heikki Kovalainen, diikuti oleh Robert Kubica dan Jarno Trulli di peringkat empat dan lima. Lalu, di mana Kimi Raikkonen? Urutannya melorot satu peringkat dari posisi start, yakni di tempat ketujuh.
Namun, Raikkonen bisa memperbaiki posisinya. Pada akhir lap kelima ia sudah duduk di peringkat enam dengan melampaui Alonso. Posisi lima besar pembalap setelah lima lap: Hamilton, Massa, Kovalainen, Kubica, Trulli.
Pada lap yang sama, Hamilton menunjukkan kehebatannya. Ia berhasil mengungguli Massa yang berada di peringkat dua dengan selisih waktu hingga 3,7 detik.
Hamilton mencetak fastest lap pada lap ke-11. Pembalap asal Inggris itu menorehkan catatan waktu 1 menit dan 16,078 detik. Ia pun semakin memperlebar jarak dari Massa yang masih setia berada di urutan kedua.
Hamilton pun masuk pit stop pada lap ke-17 untuk mengisi bahan bakar, begitu juga Kubica. Selepas pit, posisinya melorot ke urutan empat, berada di belakang Trulli. Namun, satu lap kemudian ia naik ke posisi tiga setelah Trulli dipanggil timnya untuk masuk pit.
Lap 20 giliran Massa yang ketika itu memimpin lomba masuk pit. Sekeluarnya dari pit, pembalap asal Brasil ini masih berada di posisi pertama. Satu lap kemudian giliran Kovalainen yang masuk pit. sedangkan Raikkonen masuk pit pada lap 23, yang sial baginya, sekeluarnya dari pit posisinya melorot ke posisi sembilan.
Hamilton baru berhasil meraih kembali posisi terdepan pada lap 24 dari tangan Massa. Ia pun langsung memacu mobilnya menjauhi Massa. Hasilnya pala ke-28 ia sempat unggul hingga sembilan detik dari Massa.
Posisi lima besar pembalap setelah lima lap: Hamilton, Massa, Kovalainen, Kubica, Raikkonen. Pada lap ini keunggulan Hamilton atas Massa telah melebar hingga 11 detik.
Tetapi segala usaha Hamilton memperlebar jarak dari Massa terasa sia-sia pada lap 36. Penyebabnya adalah safety car yang akhirnya harus keluar menyusul tabrakan yang dialami oleh Timo Glock. Pembalap Toyota itu mengalami masalah pada suspensi bagian belakangnya yang menyebabkan mobilnya melintir dan menabrak pagar pembatas pada tikungan terakhir. Posisi lima besar pembalap terdepan: Hamilton, Massa, Kovalainen, Kubica, Raikkonen.
Pada lap 39 kebanyakan pembalap masuk pit, termasuk di antaranya adalah Massa dan Kubica. Sedangkan Hamilton tidak melakukannya. Safety car juga masih berada di lintasan. Posisi lima besar pembalap setelah lap 40: Hamilton, Heidfeld, Piquet, Massa, Kubica.
Mark Webber menjadi pembalap kedua yang harus mengakhiri balapan sebelum finis. Mobilnya mengalami masalah dan ia pun berhenti di lap ke-42. Satu lap kemudian safety car pun "menghilang" dari lintasan dan balapan berjalan normal kembali. Pimpinan lomba? Tetap berada di tangan Hamilton.
Pada lap 49, tabrakan terjadi antara Rubens Barichello dan David Coulthard, mobil keduanya pun melintir keluar trek. Beruntung bagi Coulthard, ia masih bisa melanjutkan lomba, sementara Barichello tidak, tiga lap kemudian ia akhirnya retired dari balapan.
Pada lap yang sama Hamilton akhirnya masuk pit. Setelah masuk kembali ke lintasan posisinya melorot hingga peringkat lima, berada di belakang Kovalainen. Namun, Hamilton berhasil menyusul Kovalainen tak lama kemudian, membuat driver Inggris itu naik ke peringkat empat. Pimpinan lomba dipegan oleh Nelson Piquet Jr dengan Massa berada di belakangnya.
Duel antara Massa dan Hamilton terjadi pada lap 56. Massa yang berada di posisi dua berusaha mati-matian mempertahankan peringkatnya dari Hamilton yang terus memaksa memebalapnya. Pemenangnya? Hamilton. Pembalap McLaren itu berhasil meraih posisi dua usai melakukan duel wheel-to-wheel dengan Massa.
Hamilton akhirnya meraih kembali posisi terdepan pada lap 59. Dengan mulus ia melakukan sebuah manuver untuk menyalip Piquet Jr yang ketika itu tengah memimpin lomba. Pada akhirnya Hamilton pun keluar sebagai pemenang dengan Piquet Jr berada di posisi dua dan Massa di peringkat tiga.
Hasil Balapan
(Pembalap-Tim-Catatan Waktu/Selisih Waktu)
1. Hamilton-McLaren-Mercedes (1:31:20,874)
2. Piquet-Renault (+5,586)
3. Massa-Ferrari (+9,339)
4. Heidfeld-BMW Sauber (+9,825)
5. Kovalainen-McLaren-Mercedes (+12,411)
6. Raikkonen-Ferrari (+14,403)
7. Kubica-BMW Sauber (+22,682)
8. Vettel-Toro Rosso-Ferrari (+33,299)
9. Trulli-Toyota (+37,158)
10. Rosberg-Williams-Toyota (+37,625)
11. Alonso-Renault (+38,600)
12. Bourdais-Toro Rosso-Ferrari (+39,111)
13. Coulthard-Red Bull-Renault (+54,971)
14. Fisichella-Force India-Ferrari (+59,093)
15. Nakajima-Williams-Toyota (+1:00,003)
16. Sutil-Force India-Ferrari (+1:09,488)
17. Button-Honda (+1 lap)
Tak Finis
Barrichello-Honda (lap ke-52)
Webber-Red Bull-Renault (lap ke-41)
Glock-Toyota (lap ke-37)
(roz/a2s)











































