McLaren Sedikit Salah Perhitungkan Strategi

McLaren Sedikit Salah Perhitungkan Strategi

- Sport
Senin, 21 Jul 2008 00:19 WIB
Hockenheim - Pada periode safety car GP Jerman, Lewis Hamilton tidak memasuki pit seperti kebanyakan pembalap lain. Pada akhirnya dia memang juara, tapi kubu McLaren mengaku memang salah perhitungan.

Usai Timo Glock kandas di pagar pembatas di balapan, Minggu (21/7/2008), safety car masuk untuk mengamankan lintasan. Saat itu banyak pembalap yang memasuki pit kendati Hamilton --yang sedang memimpin-- diinstruksikan tetap di lintasan.

Instruksi tersebut praktis membuat Hamilton harus mencatat selisih waktu cukup jauh dari lawan terdekat, karena pada akhirnya dia mesti melakukan satu pitstop lagi. Hal itu pun sempat memancing keraguan Hamilton.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya bilang apakah Anda yakin, dan mereka bilang tak apa-apa. Tapi kita semua punya opini dan keputusan dan kami akan belajar dari sini dan maju terus," ungkap Hamilton, seperti dikutip Autosport.

Setelah safety car menghilang dan Hamilton masuk pitstop, dia tak pelak kehilangan beberapa posisi dan harus berupaya keras mengejar. Beruntung rekannya, Heikki Kovalainen, memberi jalan yang lantas jadi titik balik Hamilton.

Usai melewati Kovalainen, Hamilton sukses mengasapi Felipe Massa dan kemudian menggeber mobilnya melewati Nelson Piquet Jr untuk jadi juara.

Terlepas dari hasil akhir, rupanya McLaren mengaku sedikit keliru melakukan perhitungan buat Hamilton. Salah kalkulasi itu disebabkan karena mereka tak mengira kalau safety car akan berada di lintasan selama enam lap.

"Kami mengharapkan safety car masuk lebih dini. Kami mengira balapan bisa dimulai tiga lap lebih cepat. Anda tak bisa selalu tepat setiap saat," jelas Team Principal McLaren Ron Dennis kepada ITV.

(krs/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads