Regenerasi Pebulutangkis Indonesia Memprihatinkan

Regenerasi Pebulutangkis Indonesia Memprihatinkan

Rengga Sancaya - Sport
Kamis, 31 Mei 2012 10:23 WIB

Jakarta - Bulutangkis sedang menjadi sorotan usai kegagalan di berbagai ajang. Kini muncul keraguan besar, apakah bulutangkis masih mampu mempertahankan tradisi emas di Olimpiade.

Atlet pelatnas bulutangkis Adriyanti Firdasari melamun disaat sesi latihan rutin di Pelatnas Bulutangkis, Cipayung, Jakarta, Kamis (31/5/2012), seiring merosotnya prestasi para atlet Pelatnas di berbagai kejuaraan internasional dalam beberapa tahun terakhir.
Selama tiga tahun kepengurusan PBSI di bawah pimpinan Jenderal (Purn) Djoko Santoso, hampir tidak banyak prestasi besar yang dihasilkan pebulutangkis Pelatnas, terutama di sektor putri di kejuaraan level dunia, kecuali All England 2012 melalui pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.
Bayangan atlet pelatnas bulutangkis Maria Febe Kusumastuti, saat menjalankan sesi latihan di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Kamis (31/5/2012).
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, tim Piala Thomas maupun Uber Indonesia tersingkir sekaligus di perempatfinal.
Para atlet berlatih di Pelatnas Bulutangkis, Cipayung, Jakarta. Dulu, selama bertahun-tahun, Indonesia telah menyandang predikat sebagai penguasa bulutangkis dunia.
Regenerasi Pebulutangkis Indonesia Memprihatinkan
Regenerasi Pebulutangkis Indonesia Memprihatinkan
Regenerasi Pebulutangkis Indonesia Memprihatinkan
Regenerasi Pebulutangkis Indonesia Memprihatinkan
Regenerasi Pebulutangkis Indonesia Memprihatinkan
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads