Penggunaan PSS Diprotes Pelatih Taekwondo

Penggunaan PSS Diprotes Pelatih Taekwondo

Rengga Sancaya - Sport
Selasa, 18 Sep 2012 18:29 WIB

- Penggunaan Protector Scoring System (PSS) oleh Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) dalam ajang PON XVIII Riau, menuai protes dari para pelatih Taekwondo. Mereka menilai penerapan Protector Scoring System (PSS) terlalu terburu-buru dan terkesan dipaksakan.

Hal tersebut disampaikan oleh Pelatih Kepala Tim Taekwondo XVIII Riau Maluku John Hipiteuw di Pekanbaru Riau.
Menurut para pelatih penerapan teknologi yang sangat sensitif, akan berdampak pada fungsi PSS itu sendiri.
Dalam radius 100 meter harus clear dan bersih, sehingga tidak mengganggu dari signal handphone dan alat elektonik lainnya yang berdampak pada fungsi PSS.
Waktu yang mepet dalam hal sosialisasi juga dikeluhkan. PBTI hanya memberikan waktu dua hari untuk mensosialisasikan untuk dipraktekan penggunaan Protector Scoring System (PSS) pada ajang PON XVIII Riau.
Penggunaan PSS Diprotes Pelatih Taekwondo
Penggunaan PSS Diprotes Pelatih Taekwondo
Penggunaan PSS Diprotes Pelatih Taekwondo
Penggunaan PSS Diprotes Pelatih Taekwondo
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads