Foto Sport

KONI Pusat Lantik Pengurus Baru

Pradita Utama - Sport
Kamis, 01 Agu 2019 14:34 WIB

Jakarta - Ketum KONI Marciano Norman melantik pengurus KONI Pusat masa bakti 2019-2023. Proses pelantikan diselenggarakan di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (1/8).

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat telah menggelar proses pelantikan pengurus baru untuk periode 2019-2023.

Proses pelantikan diselenggarakan di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (1/8).

Marciano Norman sebagai ketua umum KONI Pusat, bersama 2 anggota formatur, telah membentuk kepengurusan baru. Kepengurusan yang berkekuatan 78 orang itu disusun sesuai dengan tantangannya masing-masing.

Dalam kabinetnya itu, Marciano mempercayakan posisi Sekretaris Jenderal kepada mantan atlet nasional taekwondo TB Ade Lukman. Kemudian Dudi Gambiro dipercaya menempati posisi Ketua Bidang Pembinaan Prestasi.

Nama besar lain yang masuk ke dalam kepengurusan yang dibentuk oleh Marciano adalah mantan petinju profesional tanah air, Chris John.

Sosok yang dulunya dijuluki The Dragon ini menjabat sebagai Wakil IV Ketua Umum Bidang Kerjasama Luar Negeri, Media dan Humas.

Dalam upacara pelantikan ini, hadir juga perwakilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pahala Nainggolan, deputi pencegahan KPK.

Menurut Marciano, hadirnya perwakilan KPK adalah untuk menunjukkan keinginan pihaknya menciptakan kerja yang tertib, aman, dan bersih dari tindakan melanggar hukum, khususnya korupsi. Ini untuk meningkatkan kepercayaan masayarakat kepada KONI sebagai lembaga tertinggi olahraga nasional.

KONI juga memberikan penghargaan kepada mantan Ketum KONI Tono Supratman. Deputi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pahala Nainggolan mengatakan sebaiknya belajar dari Panitia Asian Games 2018 (INASGOC) yang membawa olahraga bisa jadi industri. KONI di bawah pimpinan Marciano Norman diharapkan lagi tidak melakukan budaya gratifikasi (suap) dalam melakukan kegiatan. Apalagi KONI saat ini menjadi pantauan setelah beberapa pengurusnya terdahulu berurusan dengan lembaga anti rasuah itu.

KONI Pusat Lantik Pengurus Baru
KONI Pusat Lantik Pengurus Baru
KONI Pusat Lantik Pengurus Baru
KONI Pusat Lantik Pengurus Baru
KONI Pusat Lantik Pengurus Baru
KONI Pusat Lantik Pengurus Baru
KONI Pusat Lantik Pengurus Baru
KONI Pusat Lantik Pengurus Baru
KONI Pusat Lantik Pengurus Baru