Korea Selatan - Gulat tradisional ssireum kian kehilangan pamor di Korea Selatan. Regenerasi dan dukungan minim membuat olahraga warisan ini terancam redup.
Foto Sport
Olahraga Tradisional Korea yang Kian Terpinggirkan
Dua pegulat bertarung di arena pasir dalam turnamen Tahun Baru Imlek, mempertahankan tradisi Ssireum yang telah berusia lebih dari 1.500 tahun. Foto: REUTERS/Soo-hyeon Kim
Lee Eun-soo bersiap sebelum pertandingan, mewakili generasi muda yang masih setia menekuni olahraga tradisional Korea tersebut. Foto: REUTERS/Soo-hyeon Kim
Pegulat saling mencengkeram sabuk kain βsatbaβ untuk menjatuhkan lawan, mengandalkan kekuatan, keseimbangan, dan strategi di tengah sorotan penonton. Foto: REUTERS/Soo-hyeon Kim
Suasana pertandingan ssireum yang lebih sederhana dibandingkan olahraga populer lain, mencerminkan tantangan komersialisasi di era budaya pop modern. Foto: REUTERS/Soo-hyeon Kim
Meski telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO pada 2018, ssireum masih berjuang menarik minat publik luas di Korea Selatan. Foto: REUTERS/Soo-hyeon Kim











































