Agnes Ngetich Pecahkan Rekor Dunia Half Marathon

Pelari Kenya, Agnes Jebet Ngetich, tampil dominan pada nomor half marathon putri dalam World Athletics Road Running Championships Copenhagen 2026, kemarin. World Athletics via Getty Images/Gaelle Mobuchon

Ngetich finis pertama dengan catatan waktu 1 jam 5 menit 15 detik (1:05:15). Torehan tersebut sekaligus memecahkan rekor dunia half marathon putri dalam lomba khusus perempuan yang sebelumnya dipegang rekan senegaranya, Peres Jepchirchir, dengan waktu 1:05:16 pada 2020. Ngetich memangkas rekor tersebut tepat satu detik. World Athletics via Getty Images/Gaelle Mobuchon

Sejak awal lomba yang berlangsung di jalanan Kopenhagen, Ngetich langsung mengambil posisi terdepan. Ia melewati kilometer pertama dalam waktu sekitar tiga menit dan mulai membuka jarak dari para pesaingnya.  World Athletics via Getty Images/Gaelle Mobuchon

Pada kilometer 5, Ngetich mencatat waktu 15:12 dan sudah unggul sekitar 10 detik. Keunggulannya kemudian melebar menjadi 26 detik saat mencapai kilometer 10 dengan catatan 30:39.
World Athletics via Getty Images/Gaelle Mobuchon


Ngetich terus mempertahankan kecepatannya hingga memasuki paruh akhir perlombaan. Di kilometer 15, ia mencatat waktu 46:17 dan unggul sekitar 53 detik dari kelompok pengejar.
 World Athletics via Getty Images/Gaelle Mobuchon


Pelari berusia 25 tahun itu akhirnya menyentuh garis finis dengan waktu 1:05:15, unggul 50 detik atas rekan senegaranya, Veronica Loleo, yang finis kedua dengan 1:06:05. Posisi ketiga ditempati pelari Rwanda, Florence Niyonkuru, dengan catatan 1:06:08 sekaligus rekor nasional.   World Athletics via Getty Images/Gaelle Mobuchon

Pelari Kenya, Agnes Jebet Ngetich, tampil dominan pada nomor half marathon putri dalam World Athletics Road Running Championships Copenhagen 2026, kemarin. World Athletics via Getty Images/Gaelle Mobuchon
Ngetich finis pertama dengan catatan waktu 1 jam 5 menit 15 detik (1:05:15). Torehan tersebut sekaligus memecahkan rekor dunia half marathon putri dalam lomba khusus perempuan yang sebelumnya dipegang rekan senegaranya, Peres Jepchirchir, dengan waktu 1:05:16 pada 2020. Ngetich memangkas rekor tersebut tepat satu detik. World Athletics via Getty Images/Gaelle Mobuchon
Sejak awal lomba yang berlangsung di jalanan Kopenhagen, Ngetich langsung mengambil posisi terdepan. Ia melewati kilometer pertama dalam waktu sekitar tiga menit dan mulai membuka jarak dari para pesaingnya.  World Athletics via Getty Images/Gaelle Mobuchon
Pada kilometer 5, Ngetich mencatat waktu 15:12 dan sudah unggul sekitar 10 detik. Keunggulannya kemudian melebar menjadi 26 detik saat mencapai kilometer 10 dengan catatan 30:39.World Athletics via Getty Images/Gaelle Mobuchon
Ngetich terus mempertahankan kecepatannya hingga memasuki paruh akhir perlombaan. Di kilometer 15, ia mencatat waktu 46:17 dan unggul sekitar 53 detik dari kelompok pengejar. World Athletics via Getty Images/Gaelle Mobuchon
Pelari berusia 25 tahun itu akhirnya menyentuh garis finis dengan waktu 1:05:15, unggul 50 detik atas rekan senegaranya, Veronica Loleo, yang finis kedua dengan 1:06:05. Posisi ketiga ditempati pelari Rwanda, Florence Niyonkuru, dengan catatan 1:06:08 sekaligus rekor nasional.   World Athletics via Getty Images/Gaelle Mobuchon