Kejadian tersebut berlangsung Rabu (31/12/2008) pukul 1:30 dini hari waktu setempat di area Scottsdale Old Town, salah satu daerah gaul di Phoenix. Barkley ditangkap saat mobilnya melanggar lampu lalu lintas. Demikian dilansir CNN.
Polisi mencium bau alkohol dari mulut Barkley dan segera melakukan tes untuk menguji kesadaran pria berusia 45 tahun itu. Barkley gagal. Ia lalu menolak melakukan tes pernafasan dan memilih dites darahnya yang hasilnya belum diumumkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Letnan Eric Shuhandler dari kepolisian setempat menyatakan Barkley cukup bekerjasama. Shuhandler juga menilai pelepasan orang yang dicurigai mengemudi di bawah pengaruh alkohol (driving under influence--DUI) sebagai hal yang biasa.
"Tidak ada yang istimewa tentang proses pemeriksaannya. Dia diperlakukan sama seperti yang lainnya," kata Shuhandler.
Kejadian ini tentu saja merupakan cacat bagi catatan cemerlang Barkley. Ia pernah meraih gelar pemain terbaik (MVP) tahun 1993, terpilih sebagai 50 pemain
terbaik NBA tahun 1996, masuk ke dalam Basketball Hall of Fame di tahun 2006, meraih emas Olimpiade 1992 dan 1996 bersama tim AS, serta masuk ke dalam National Collegiate Basketball Hall of Fame, November 2008.
Barkley 16 musim berkarir di NBA dan pernah memperkuat Philadelphia 76ers, Phoenix Suns, dan Houston Rockets. Kini ia menjadi komentator televisi.
(arp/arp)











































