Ketenaran Lewis Hamilton tidak hanya memancar di lintasan. Di luar balap, pesona pembalap Inggris ini sukses menaklukkan hati Nicole Scherzinger, wanita yang merupakan personel dari grup musik Pussycat Dolls.
Namun, rekan-rekan Scherzinger menyimpan kekhawatiran saat rekannya menjalin hubungan dengan Hamilton. Apalagi pembalap Inggris itu sebelumnya dikenal sebagai petualang cinta alias playboy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sangat protektif terhadap satu sama lain. Terutama, saat ada seorang di antara kami sedang dekat dengan seorang pria," tutur Melody Thornton kepada Mirror. "Ketika kami mengetahui bahwa Lewis adalah pembalap, yang pertama ingin kami ketahui apakah dia playboy atau bukan," lanjut Thornton.
Jadilah Hamilton menerima sejumlah pertanyaan terkait bagaimana cara dia memperlakukan seorang wanita.
"Apa sih tujuannya berpacaran dengan Nicole (Scherzinger)? Jika dia benar-benar orang baik, apakah tahu bagaimana cara memperlakukan Nicole? Apakah dia membawa bunga dan menarik kursi untuk mempersilakan pasangannya duduk di kala kencan?" papar Thornton yang berjuluk Baby Doll ini.
Beruntung, Hamilton pun lihai dalam menyelesaikan soal-soal tes yang diberikan. Kesan positif pun didapat dari sang pembalap kulit hitam pertama yang jadi juara dunia ini.
"Lewis orang yang sangat sopan dan berperilaku baik dan dia membuat Nicole senang. Kami makin senang setelah dia tahu bahwa dia orang Inggris," kata Kimberly Wyatt. "Satu hari nanti, kami akan melatih pacar-pacar kami agar bisa ikut tampil di panggung menemani kami," canda Wyatt
"Lewis telah menarik perhatian warga Inggris, jadi kami tak bisa membiarkan popularitasnya menenggelamkan kami," ujar Jessica Sutta sembari bercanda.
Yah, cinta memang butuh pengorbanan, Hamilton (din/krs)











































