Seles Curhat Berat Badan di Autobiografi

Seles Curhat Berat Badan di Autobiografi

- Sport
Selasa, 21 Apr 2009 18:14 WIB
Seles Curhat Berat Badan di Autobiografi
Jakarta - Monica Seles mungkin jadi salah satu petenis dengan perjalanan hidup yang paling penuh lika-liku. Selain kasus penusukan dan kematian sang ayah, mantan ratu tenis dunia itu juga pernah bermasalah dengan bobot badan.

Demikian terungkap dari buku Autobiografi yang baru saja dirilis oleh mantan petenis nomor satu dunia itu yang diberi judul "Getting a Grip on My Body, My Mind, My Self".

Meski sempat mengejutkan dunia dengan menjadi petenis termuda yang memenangi Prancis Terbuka dalam usia 16 tahun, Seles ternyata pernah mengalami masalah dengan bobot tubuhnya yang sempat menggelembung. Berat tertinggi yang pernah dicapai Seles adalah 170 pound atau sekitar 85 kg.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Momen tersebut terjadi ketika dia tengah dalam masa pemulihan serta berupaya kembali ke tenis profesional pasca aksi penusukan yang terjadi di tahun 1993. Petenis yang sudah memenangi sembilan grand slam saat masih berusia 19 tahun itu mengaku sempat teradiksi dengan makanan.

"Saat saya memulai perjalanan ini, saya memiliki semua buku soal diet, saya tahu apa yang sebenranya harus saya lakukan, saya sempat berlatih bersama trainer ternama. Tapi tetap saja saya tak mampu melaluinya," ungkap Sales dalam wawancaranya dengan AP sebagaimana diberitakan Yahoosport.

"Saya merasa anaeh karena tak bisa mengendalikan makan yang merupakan hal sederhana. Saya bisa mengendalikan diri saya di atas lapangan, tapi soal apa yang saya masukkan ke dalam mulut saya sama sekali tak bisa mengendalikannya. Saya malu akan hal itu, karena publik melihat saya sebagai atlet yang punya mental super kuat," sambung dia.

Sebagaimana karirnya yang meroket dalam usia sangat muda, pemenang empat Grand Slam Australia Terbuka itu juga tak butuh waktu lama untuk kemudian hilang dari jagad tenis dunia. Meski sempat memenangi Australia Terbuka setelah peristiwa penusukan tersebut, dia dianggap tak pernah lagi menunjukkan performa terbaiknya.

Seles memainkan pertandingan profesional terakhirnya pada Maret 2003 di ajang Prancis Terbuka. Tapi dia baru secara resmi mengumumkan pensiun pada Februari 2008 lalu.

"Tak ada yang pernah melalui jalan yang sudah saya lewati. Tak ada orang yang bisa saya telepon dan saya tanya 'Bagaimana rasanya ditusuk?' Bagaimana hal itu mempengaruhi saya adalah fakta bahwa saya kembali dengan badan lebih berat 20 pound," lanjut petenis yang aslinya adalah kewarganegaraan Yugoslavia itu.

"Saya menjalani sembilan tahun peperangan dengan makanan. Saat itu saya berusaha mematikan rasa yang saya miliki," pungkas Seles.

(din/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads