Viera ditemukan tewas di sebuah hotel di Valencia, Venezuela, dengan tiga luka tusukan di tubuhnya. Tersangka mengarah ke Valero yang meninggalkan kamar hotel pada pagi harinya dan mengatakan kepada security hotel bahwa dia telah membunuh istrinya.
Diberitakan AFP, Kepala Polisi Federal Wilmer Flores mengatakan bahwa kini si petinju telah ditahan. Dan ia telah dipindahkan ke sebuah kantor polisi setempat di mana mereka akan mengambil sampel yang dibutuhkan untuk penyelidikan kasus ini dan untuk menginterogasi Valero.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan ketika Viera masih dirawat, Valero kembali bikin onar. Dia diketahui mengancam dokter dan perawat yang di rumah sakit tersebut.
Pihak berwenang tidak dapat menghukum Valero yang mengklaim bahwa luka-luka istrinya itu didapat karena dia jatuh dari tangga di rumah mereka. Meskipun polisi meragukannya, proses hukum tidak dapat dilanjutkan lantaran Viera juga mengiyakan keterangan tersebut. Itu dilakukan mungkin demi menjaga reputasi suaminya itu.
Akibat kepribadiannya yang brutal tersebut, Valero menjalani perawatan kejiwaan khusus pada 28 Maret lalu. Direncanakan dia akan menjalani terapi tersebut selama enam bulan.
Padahal, Valero memiliki prestasi yang cemerlang di atas ring. Petinju yang dijuluki El Inca tersebut merupakan mantan pemegang sabuk gelar juara bulu super WBA dan mantan juara dunia kelas ringan WBC.
Februari lalu, Valero memutuskan untuk melepaskan sabuk juara kelas ringan WBC-nya untuk naik ke kelas welter. Petinju yang memiliki rekor 27-0 (27 KO) ini akan menghadapi Lamount Peterson musim panas ini dan digadang-gadang menjadi lawan Manny Pacquiao pada masa mendatang.
(arp/arp)











































