Nash, yang ayahnya tinggal tak jauh dari markas Spurs, kehilangan kesempatan berdekatan dengan klub London utara itu saat melakoni tur pramusim di "Negeri Paman Sam".
Ketika Spurs berujicoba melawan New York Red Bulls tadi pagi, Jumat (24/7/2010) WIB, ia sedang berada sangat jauh, tengah di dalam pesawat yang membawanya ke China untuk mengikuti acara pengumpulan dana amal bersama rekan seprofesinya, Yao Ming.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Spurs tak sekadar tim kesayangan Nash tapi juga di klub tersebut pria berpaspor Kanada itu memiliki saham walaupun tidak besar.
"Aku tak bisa mengikuti acara (gala dinner) itu justru di waktu yang sangat dekat. Dan aku pun tak bisa mengikuti pertandingan tersebut. Aku betel abis!"
Peraih MVP dua kali bersama Phoenix Suns itu juga mengomentari bergabungnya Thierry Henry ke MLS bersama Red Bulls. Menurutnya, hal itu sangat baik untuk persepakbolaan Amerika Serikat.
"Dia masih jago," tukas Nash tentang bintang veteran Prancis itu, yang di laga debutnya bersama Red Bulls berhasil mencetak satu gol ke gawang Spurs walaupun timnya kalah 1-2.
Mengenai kegiatan sosial Nash dengan Yao Ming, ini adalah kali kedua mereka melakukannya setelah 2007. Ketika itu mereka berhasil mengumpulkan dana sekitar 2,5 juta dolar untuk disumbangkan buat membangun sekolah-sekolah di wilayah miskin China.
(a2s/mrp)











































