Di awal musim 2010, Branson dan Fernandes, yang merupakan bos Air Asia sekaligus pemilik Lotus Racing, membuat taruhan, siapa tim yang posisinya lebih buruk maka bosnya harus mau jadi pramugara di penerbangan milik sang lawan.
Seperti diketahui, Lotus milik Fernandes berhasil mengungguli Virgin Racing milik Branson. Branson pun bakal melunasi taruhannya dengan menjadi pramugari (tentunya dengan dandanan perempuan) di penerbangan Air Asia rute London-Kuala Lumpur, 21 Februari 2011.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun pertaruhan itu bukan sekadar buat lucu-lucuan atau mempermalukan rival. Branson dan Fernandes setuju untuk melelang kursi di penerbangan tersebut buat dana amal.
"Kami akan membuatnya sebagai penerbangan pesta, ada lelang kursi buat amal. Jadi kami akan menjalani 12 jam penerbangan penuh pengalaman dan keenangan," imbuh Fernandes.
"Saya pikir kreativitas memang jadi inti di antara Air Asia dan Virgin, juga Richard dan saya. Kami menjadi diri sendiri dan kami akan memasukkan hal-hal unik agar penerbangan nanti istimewa," pungkas pria berkebangsaan Malaysia itu.
(arp/rin)










































