Webber telah mengharumkan nama Australia di kompetisi Formula 1. Tak salah bila maskapai penerbangan Qantas menunjuk pria kelahiran 27 Agustus 1976 itu sebagai duta.
Tengah pekan ini, Webber mendapat kesempatan untuk duduk di dalam cockpit pesata Airbus A380 untuk acara pemotretan sebagai bagian dari kegiatan promosi. Acara tersebut berlangsung di Bandara Heathrow, London.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keinginan rekan satu tim Sebastian Vettel itu didengar Qantas. Maskapai berlambang kanguru tersebut siap membantu Webber mendapatkan lisensi sebagai pilot.
"Qantas akan menyediakan dukungan berupa bimbingan dengan salah satu pelatih pilot yang dimiliki maskapai ini dan belajar menggunakan simulator. Qantas juga akan merekomendasikan organisasi tempat menempuh pendidikan sebagai pilot untuk mendukung proses belajar Mark," kata CEO Qantas Alan Joyce.
"Saya yakin kemampuan membalap Mark dan juga keahliannya dalam mengkoordinasikan mata dan telinga akan membantunya dalam belajar menerbangkan pesawat."
Webber sendiri pernah memiliki pengalaman "terbang" ketika berpacu di lintsan balap. Pada tahun 1999, mobil Mercedes yang dia kendarai terbang ketika menjalani sesi latihan balapan 24 jam Le Mans.
Sementara di GP Eropa 2010, mobil Webber juga terbang usai bertabrakan dengan mobil Heikki Kovalainen.
(nar/a2s)











































