Menjadi juara Prancis Terbuka dan lantas menjadi nomor satu dunia di tahun 2008 adalah puncak prestasi Ivanovic. Sayang, setelah itu dia gagal menjaga performanya dan kemudian lebih banyak menderita kekalahan di berbagai turnamen. Faktanya, pada seri-seri Grand Slam berikutnya hasil terbaik yang dia dapat cuma perempatfinal AS Terbuka tahun 2012.
Meski tidak banyak berprestasi, Ivanovic masih menjadi salah satu ikon tenis paling menjual. Petenis 26 tahun itu sudah diikat oleh Adidas sejak empat tahun lalu dan hingga kini masih jadi bintang iklan Rolex. Wajahnya juga sudah muncul di lebih dari 180 sampul majalah di seluruh dunia. Selain itu dia ternyata sudah dapat beberapa tawaran untuk bermain film.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebagian besar (tawaran main film) datang dari film independen, tapi ada juga peran yang datang dari Hollywood yang terlihat sangat seru. Itu lebih dari sekadar cameo, meski bukan peran utama. Itu bisa cocok dengan saya karena saya sudah terlibat dengan beberapa pengambilan gambar," sahut Ivanovic dalam wawancaranya dengan New Zealand Herald.
"Tapi tetap saja, itu cuma beberapa scene dengan dialog yang terdiri dari 10 baris, butuh delapan hari untuk pengambilan film. Sayangnya, saya tidak bisa, atau tidak mau, mengorbankan latihan saya untuk periode sepanjang itu," lanjut Ivanovic.
Hal lain yang membuat Ivanovic berpikir panjang untuk terjun ke dunia layar lebar adalah terkait faktor sorotan media. Meski kerap muncul di banyak majalah dan koran, dia tak pernah suka membaca berita soal dirinya sendiri.
"Saya tidak suka membaca soal diri saya sendiri, jadi saya sering tidak menyadarinya sampai saya di tanya seperti dalam wawancara ini. Saya hanya fokus dengan latihan dan pertandingan-pertandingan, berkonsentrasi untuk menjadi lebih baik. Saya mencoba menjadi contoh yang baik, begitulah."
"Saya tidak memikirkan soal penampilan saya atau orang lain, cuma tenis saja," lugasnya.
(din/cas)











































