Piala Dunia Jadi Penyemangat Sahur Tommy Sugiarto

Piala Dunia Jadi Penyemangat Sahur Tommy Sugiarto

- Sport
Sabtu, 05 Jul 2014 16:31 WIB
Piala Dunia Jadi Penyemangat Sahur Tommy Sugiarto
MOHD RASFAN/AFP/Getty Images
Jakarta - Untuk kali pertama sejak 1986, Piala Dunia berbarengan datangnya dengan Bulan Ramadan. Jadwal laga yang jatuh dinihari diakui Tommy Sugiarto membuatnya tambah semangat saat sahur.

Piala Dunia yang sejak fase knock out kick off pukul 03.00 WIB memang sangat ideal menjadi teman sahur. Tapi buat Tommy, menyaksikan aksi bintang-bintang dunia bukan hanya menjadi selingan menyantap makanan, tapi juga sebagai ajang kumpul bersama teman dan keluarga.

"Ngikutin dong...dari sejak babak kualifikasi. Sekarang apalagi sudah masuk ke perebutan semifinal," sahut Tommy kepada detikSport, lewat sambungan telepon Sabtu (5/7/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Cuma memang untuk nonton bareng (nobar) gitu, belum sempat. Paling nonton di rumah sama keluarga atau di pelatnas. Jadi pas sahur sekalian nonton bola juga. Buat tambah semangat saat sahur juga, jadi ada temannya," ungkapnya seraya tertawa.

Bagi Tommy, sepakbola bukanlah hal yang baru. Sejak dulu dia sudah gemar melakukan kegiatan yang berhubungan dengan sepakbola, baik itu bermain futsal maupun main games sepakbola di PlayStation. Tak heran minatnya terhadap olahraga kaki itu cukup besar.

"Dulu sering main banget games sepakbola di PlayStasion. Suka ikuti nama-nama pemainnya siapa, formasinya bagaimana. Makanya sampai sekarang suka sepakbola walau main bulutangkis juga," ceritanya.

Menyoal babak perempatfinal yang akan digelar Sabtu (5/7/2014) malam WIB, Tommy optimistis Argentina dan Belanda akan lolos ke babak semifinal. Argentina akan bertemu dengan Belgia di babak delapan besar Piala Dunia 2014. Sementara Belanda yang akan menghadapi Costa Rika.

"Argentina dan Belanda. Ya karena kedua negara cukup favorit dan secara peta kekuatan keduanya sama bagus," urainya.

"Tapi kalau babak final, saya pilih Brasil versus Argentina. Soalnya pasti seru sekali, apalagi mainnya juga di Amerika latin sana. Pasti atmosfer persaingannya lebih terasa," ungkapnya.

"Cuma kalau ngomongin juara, saya pilih Brasil. Sebenarnya sama Spanyol juga. Tapi sudah lebih dulu keluar."






(mcy/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads