Ketika Rio Haryanto Terkenang Lomba 17-an

ADVERTISEMENT

Ketika Rio Haryanto Terkenang Lomba 17-an

- Sport
Kamis, 14 Agu 2014 14:00 WIB
ANTARA/Rosa Panggabean
Jakarta - Pebalap Indonesia di ajang GP2, Rio Haryanto, ingin memberi kado buat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, karena dia selalu terkenang dengan setiap acara 17-an.

Hari kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus, tinggal dua hari. Banyak acara untuk merayakannya, dari seremonial resmi, seperti upacara dan resepsi di kantor-kantor instansi atau sekolahan, tapi berbagai lomba juga digelar.

Rio yang besar di Solo, Jawa Tengah, punya kenangan unik. Dia getol lomba yang diadakan di sekolahnya SD Pangudi Luhur.

"Lomba-lomba saat 17-an unik dan lucu kalau diingat-ingat. Seringkali yang di sekolah ya, waktu SD," kata Rio dalam acara Foxsports di Jakata, Kamis (14/8/2014).

"Ada lomba makan kerupuk, masukin pensil dalam botol, sampai olahraga yang serius seperti lari sprint dan jarak jauh. Saya pernah naik podium lho untuk lari sprint, hehehe...."

Hadiah yang diterima juga tak banyak. Dia pernah menerima perlengkapan alat tulis.

Masa mengikuti lomba-lomba itu itu sudah tak bisa lagi diikuti. Kini lomba yang diikuti pemuda 21 tahun itu adalah sebuah balapan profesional tingkat internasional.

"Balapan masih pekan depan (di Belgia), semoga bisa memberikan kado untuk hari kemerdekaan Indonesia," ucap Rio.

Bersama tim Caterham Racing, Rio sudah tampil di 7 seri di musim ini. Ia berada di peringkat ke-12 dengan 26 poin. Masih ada 4 seri lagi sampai musim berakhir.

(fem/a2s)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT