Pengalaman pertama lari maraton itu dilakoni Senin (3/11/2014) dinihari WIB. Dia butuh waktu tiga jam, 26 menit, dan 33 detik untuk melahap lintasan sepanjang 42,195 kilometer di saat suhu udara masih sangat rendah dan berangin. Di garis finis dia disambut rekan, keluarga, dan petenis terbaik dunia Serena Williams.
Tak sekadar mengisi waktu di musim libur kompetisi, Wozniacki berlari untuk kegiataan amal buat komunitas anak-anak Team for Kids. Pengumpulan dana yang dikelola New York Road Runers itu mendapatkan sambutan positif. Uang senilai USD 81 ribu didapatkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku rasa kamu butuh sedikit kegilaan tapi dengan cara yang oke," kata Wozniacki seperti dikutip USA Today.
"Aku tak pernah berlatih keras untuk maraton. Ini merupakan latihan fisik terberat yang pernah aku alami. Kamu harus tahan terus dan tahan terus. Sekali aku ke First Avenue, aku diikuti kru kameramen, jadi aku tak bisa seling dengan jalan kaki. Aku harus terus berlari," beber dia.
Keputusan untuk tampil di lari maraton diambil Wozniacki pada Juni tahun ini alias lima bulan sebelum perlombaan. Petenis yang kini ada di urutan kedelapan dunia itu mengaku tak kapok untuk mengikuti ajang serupa lagi, tapi bukan dalam waktu dekat.
"Sekarang aku sangat lelah. Kalau Anda bertanya (ikut maraton lagi) sekarang, maka aku jawab tidak. Tapi aku yakin aku akan mengenang pengalaman ini dan bilang kalau ini sangat mengesankan dan ingin melakukannya lagi," beber Wozniacki.
(fem/nds)











































