DetikSport
Rabu 04 Januari 2017, 14:35 WIB

Marc Marquez soal SIM, Target, dan Rekor

Kris Fathoni W - detikSport
Marc Marquez soal SIM, Target, dan Rekor Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images
Barcelona - Juara dunia tiga kali MotoGP Marc Marquez bicara soal Surat Izin Mengemudi (SIM), rekor, dan target. Apa saja katanya?

Pada usianya yang masih 23 tahun, Marquez sudah punya sejumlah pencapaian istimewa. Sebut saja lima titel juara dunia koleksinya, termasuk tiga di antaranya pada kelas primer selama empat musim keikutsertaan di kelas itu sejauh ini.

Menariknya, rider Spanyol tersebut rupanya tidak memiliki SIM umum, sebagaimana ia ungkapkan dalam wawancara bersama majalah Spanyol 'Woman', yang dikutip Record.

"Aku tak pernah mengambil SIM karena sepertinya aku akan bermasalah dengan polisi. Berjalan pelan-pelan akan sangat menyulitkanku," ujar Marquez.

Perkara SIM itu juga pernah disinggung Marquez dalam wawancara kepada TheStar.com medio April 2015 lalu. Ia mengaku tidak punya motor jalanan karena memang tidak memiliki SIM untuk mengendarainya.

"Aku, saudaraku, dan teman-temanku justru banyak menghabiskan waktu dengan dirt bike. Aku punya Honda CRF250, CRF450, dan sejumlah trial bike," ucapnya saat itu.

Kembali ke wawancara dengan majalah Spanyol 'Woman', rider termuda yang punya lima titel juara dunia grand prix dan tiga titel MotoGP itu pun menuturkan bahwa dirinya tidak suka memikirkan target-target maupun potensi rekor.

"Aku tak suka memberi target kepada diri sendiri," kata Marquez.

"Semasa kecil aku memimpikan meraih titel di seluruh kelas grand prix, aku sudah melakukannya pada usia 20 tahun (dan 266 hari, rider termuda yang menjuarai kelas primer--red). Sekarang, bagaimana keinginan Tuhan saja. Aku ragu akan mampu mencapai rekor (Giacomo) Agostini sebanyak 15 titel," sebutnya.


(krs/mrp)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed