detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 12 Jan 2017 18:10 WIB

Andy Murray Butuh Waktu Hingga Terbiasa Disapa 'Sir'

Femi Diah - detikSport
Foto: Michael Dodge/Getty Images
Melbourne - Andy Murray mendapatkan gelar bangsawan pada tahun baru ini. Namun, dia lebih nyaman untuk menanggalkan gelar 'Sir' dalam kesehariannya.

Murray mendapatkan gelar 'Sir' setelah rentetan sukses dari lapangan tenis. Sepanjang tahun 2016, Murray mendapatkan gelar juara Wimbledon dan menjadi finalis pada Australia dan Prancis Terbuka. Dia juga memastikan mempertahankan medali emas Olimpiade di Rio de Janeiro.

Puncaknya, Murray berhasil menggeser Novak Djokovic sebagai petenis nomor satu dunia usai lolos ke final ATP World Tour Finals.

Keberhasilan itu membuat Murray diberi gelar bangsawan bersama atlet dan pesohor Inggris lainnya pada tahun baru ini. Namun, Murray masih kagok menggunakannya.

"Saya ditanyai dan saya bilang, "Tidak, saya baik-baik saja dipanggil Andy. Andy saja itu sudah oke," kata Murray seperti dikutip Sydney Morning Herald.

"Kemudian dilaksanakanlah drawing dan hal-hal lainnya, juga penentuan nama di papan skor. Saya cukup bahagia kok tetap dipanggil Andy.

"Pemberian gelar bangsawan itu memang hebat. Memiliki gelar 'Sir' di depan nama masih terasa asing buat saya, utamanya karena usia saya. Saya masih terlalu muda untuk memakainya, saya rasa," ucap petenis 29 tahun itu.

Sebelum bergelar 'Sir', Murray pernah mendapatkan gelar bangsawan lainnya pada 2013. Murray mendapatkan gelar itu berkat setelah menjadi Wimbledon di tahun yang sama. Dia menjadi petenis Britania yang menjadi juara di ajang tersebut sejak 1936 sehingga berhak memakai gelar OBE.



(fem/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com