DetikSport
Jumat 29 Desember 2017, 12:08 WIB

Marquez dan Pedrosa Jadi Guru Matematika Palsu

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Marquez dan Pedrosa Jadi Guru Matematika Palsu Marc Marquez dan Dani Pedrosa nyamar jadi guru (Istimewa)
Madrid - Di tengah libur kompetisi, sejumlah kegiatan dilakukan Marc Marquez dan Dani Pedrosa. Salah satunya adalah menjadi guru matematika di sekolah dasar. Seperti apa?

Kebetulan di Spanyol sedang berlangsung yang namanya Dia de Los Santos atau biasanya kita tahu dengan April Mop. Ini saatnya orang-orang di Spanyol saling mengerjai satu sama-lain.

Nah, Marquez dan Pedrosa memilih merayakan hari itu dengan.... menyamar jadi guru di sebuah sekolah dasar di Madrid sana. Tentunya kedua pebalap top itu sudah bekerja sama dengan pihak sekolah dan tim Repsol Honda.

Ketika Marquez dan Pedrosa Jadi Guru MatematikaFoto: Istimewa


Sejumlah kamera tersembunyi pun dipasang di kelas agar anak-anak itu tidak mengetahuinya. Untuk menyamarkan wajahnya, Marquez dan Pedrosa berdandan layaknya guru, lengkap dengan wig, kacamata, dan jenggot serta kumis palsu.

Pertama-tama wali kelas pun memanggil Marquez yang diperkenalkan dengan nama Profesor Martinez. Saat mengajar, Marquez pun sengaja melakukan kesalahan saat menghitung hasil penjumlahan.

Pura-pura kesulitan, Marquez pun memanggil Pedrosa yang menggunakan nama samaran, Santi, untuk membantunya. Marquez menyebut Pedrosa adalah gurunya dia.

Lama kelamaan, murid-murid itu menyadari bahwa dua guru yang mengajar adalah Marquez dan Pedrosa. Bahkan ada seorang murid yang bertanya "Bukannya kamu Marquez?"

[Gambas:Youtube]


Kedua pebalap itu sempat mengelak sebelum akhirnya penyamaran mereka ketahuan. Ini setelah kumis palsu Marquez terlepas. Sudah tertangkap basah, Marquez dan Pedrosa akhirnya melepas samarannya dan kemudian berbaur dengan anak-anak itu.

Ketika Marquez dan Pedrosa Jadi Guru MatematikaFoto: Istimewa


Tak lupa sejumlah staf Honda pun ikut masuk ke dalam kelas dan membagikan secarik kertas kepada masing-masing anak untuk ditandatangani Marquez dan Pedrosa.

Di akhir video yang berdurasi sekitar tiga menit itu, anak-anak pun ditanya kesan-kesannya diajar oleh Marquez dan Pedrosa. Mereka pun senang seraya melontarkan kegemasan mereka ketika Marquez dan Pedrosa pura-pura salah saat mengajar berhitung.




(mrp/din)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed