detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 08 Jan 2019 20:33 WIB

Selamat! Lifter Sri Wahyuni Hamil Anak Pertama

Mercy Raya - detikSport
Sri Wahyuni hamil anak pertama. (Agung Pambudhy/detikSport) Sri Wahyuni hamil anak pertama. (Agung Pambudhy/detikSport)
Jakarta - Setelah melepas masa lajang pada 6 Desember 2018, lifter andalan Indonesia Sri Wahyuni hamil anak pertama. Dia pun tak lagi menjadi bagian dari pelatnas.

Peraih medali perak Olimpiade 2016 dan Asian Games 2018 itu mengumumkan dari akun instagram resmi miliknya @swagustianiii dan suami, Muhamad Ichsan Apriawan, dengan akun @yaichsanap. Keduanya kompak menampilkan gambar test pack, alat tes kehamilan, bergaris dua.

"Alhamdullilah, akhirnya ya Allah engkau memberi rezeki sekaligus anugrah terindah dan terbesar bagi keluarga kecil hambamu ini dengan istri hamba @swagustianiii," Ichsan menuliskan dalam instastorynya.


Supeni, pelatih nasional angkat besi putri, telah mengetahui kabar tersebut. Ia bersyukur sekaligus kecewa.

"Ya jika sebagai orang tua saya bersyukur. Alhamdullilah diberi rezeki. Tapi jika porsinya sebagai pelatih ya saya sedikit kecewa karena (Yuni) tak bisa memenuhi komitmen," kata Supeni kepada detikSport, Selasa (8/1/20190.

Yuni dinilai melanggar perjanjian yang dibuat. Tidak hamil dulu sampai Olimpiade 2020 Tokyo selesai.

Tapi, nasi sudah menjadi bubur. Kebahagiaan itu sekaligus menjadi pekerjaan besar PB PABBSI mencari lifter lain yang dipersiapkan untuk kualifikasi Olimpiade berikutnya.

Yuni tercatat sebagai atlet pelatnas untuk persiapan menuju Olimpiade 2020 Tokyo. Pada pertandingan kualifikasi pertama di Kejuaraan Dunia 2018 Ashgabath, Yuni hanya mampu masuk di delapan besar dunia di kelas 49 kg.

"Yang jelas regulasi sekarang ini tak memungkinkan. Kalau tidak ikut grand prix lalu tidak main kan? Sudah dipastikan saya dan PB harus berbesar hati kami sekarang ini berduka cita kehilangan aset negara," dia menjelaskan.

"Tapi jika secara agama, keluarga, saya bersyukur. Anak saya normal bisa mengandung dan bisa menepis pembinaan selanjutnya bahwa angkat besi berat begitu bisa memiliki keturunan. Saya ada bangganya. Ya simalakama, mbak," dia menambahkan.

"Saya tak bisa menyalahi Yuni, tak bisa menyalahi siapa-siapa, salahi saya saja, kurang pendekatan," ujar dia.

Supeni pun berharap yang terbaik untuk atletnya tersebut. "Kami juga berharap dengan kebesaran hati PB PABBSI sekarang, yuni-yuni yang lain bisa terpupuk dengan baik," imbuhnya.

(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed