detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 11 Mei 2020 17:35 WIB

Jalan Panjang Mike Tyson Temukan Islam dan Bangga Menjadi Muslim

Rosmha Widiyani - detikSport
Mantan petinju profesional yang perch menuarai WBA, WBC dan IBF, Mike Tyson berencana akan kembali naik ring tinju untuk melakukan pertandingan amal. Jalan Panjang Mike Tyson Menemukan Islam dan Bangga Menjadi Muslim. (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Jalan panjang petinju legendaris Mike Tyson menemukan Islam bisa menjadi inspirasi. Dalam interview dengan Fox411, petinju berjuluk leher besi tersebut bangga dengan agama yang dipeluknya.

"Saya sangat berterima kasih menjadi muslim. Allah SWT tidak membutuhkan saya, saya yang perlu Allah SWT," kata Mike Tyson yang pernah menggenggam juara dunia, memiliki harta berlimpah, hingga bangkrut dan pensiun.

Petinju bernama asli Michael Gerard Tyson tersebut, berkenalan dengan Islam saat dipenjara pada 1992. Saat itu, Mike Tyson terbukti melakukan pemerkosaan pada peserta kontes kecantikan berusia 18 tahun.

Dikutip dari New York Times, sosok Muhammad Sideeq menjadi jembatan perkenalan Mike Tyson dengan Islam. Sideeq adalah seorang profesor dari Indianapolis yang juga aktivis politik dan perdamaian.

Selain Sideeq, atlet basket Hakeem Olajuwon juga disebut dalam kehidupan Mike Tyson. Salah satu orang dekat Mike Tyson dikatakan sempat menghubungi Olajuwon yang ternyata merupakan tetangga petinju 53 berusia tahun tersebut.

"Mike sedang belajar lebih dalam seputar agama, dia sedang mengeksplorasi akarnya," kata salah seorang dari lingkungan dekat petinju yang lekat dengan celana pendek hitam dan serangan agresif tersebut.

Selain Sideeq dan Olajuwon, sosok pelatih tinju Eddie Mustafa Muhammad juga berperan penting dalam menentukan keputusan Mike Tyson. Muhammad sempat melatih Eddie Gregory yang membuahkan gelar juara kelas light-heavyweight pada 1980.

Muhammad dikatakan rutin mengunjungi Mike Tyson selama menjalani sanksi kurungan di Indiana Youth Center. Fasilitas tersebut kini menjadi Plainfield Correctional Facility. Mike Tyson dijatuhi hukuman penjara selama enam tahun.

Vonis sanksi dengan masa percobaan selama empat tahun tersebut ditetapkan pada 1992. Pada 1995 Mike Tyson sudah bebas, dengan tempat pertama yang dikunjungi adalah masjid di lingkungan setempat.

"Islam telah memberi Mike Tyson petunjuk dan tujuan. Saya sempat bertemu pada sesi ibadah pagi. Dia akan melanjutkan kehidupannya, sama seperti yang saya lakukan. Saya mengunjunginya sebagai saudara, bukan untuk urusan pekerjaan," kata Muhammad.

Muhammad mendapati Mike Tyson yang berbeda dengan sosok petinju kebanyakan. Setelah menemukan Islam, Mike Tyson menjadi sosok yang lebih rendah hati dan berdamai dengan dirinya sendiri.

Mike Tyson mengenakan peci putih bulat saat keluar dari penjara, diiringi promotor dan pendukungnya. Sebagai muslim, Mike Tyson sempat dimintai pendapat terkait isu ISIS dan Taliban.

"Agama tidak buruk, oranglah yang membuat image agama menjadi negatif. Ketika melihat muslim yang taat, kita akan menghormati dan mencintai mereka. Saya sangat terkejut dengan kondisi ini. Setiap orang prihatin dengan kesan buruk pada muslim," kata Mike Tyson

Sempat berkarir cemerlang menjadi petinju sebelum mundur, Mike Tyson menjalankan kewajibannya sebagai muslim. Dia juga datang ke masjid dan terlibat dalam berbagai kegiatan seputar Islam.



Simak Video "Mike Tyson Salat Berjemaah Jadi Perbincangan Netizen"
[Gambas:Video 20detik]
(row/erd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com