detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Jumat, 08 Jan 2021 09:59 WIB

Mantan Pemain Barcelona Ini Pro Trump, Ikut Geruduk Capitol

Kris Fathoni W - detikSport
BARCELONA, SPAIN - APRIL 04:  The Barcelona logo is seen on a flag waving above the stadium prior to the UEFA Champions League Quarter Final Leg One match between FC Barcelona and AS Roma at Camp Nou on April 4, 2018 in Barcelona, Spain.  (Photo by Mike Hewitt/Getty Images) Mantan Pemain Barcelona Ini Pro Trump, Ikut Geruduk Capitol. Foto: Getty Images/Mike Hewitt
Jakarta -

Seorang mantan pemain FC Barcelona ikut serta dalam massa pro Donald Trump yang menggeruduk Gedung Capitol (Capitol Hill) Amerika Serikat. Siapa dia?

David Wood adalah nama sosok tersebut. Pada periode 1989-1990 ia tercatat sebagai pemain FC Barcelona. Bukan sebagai rekan satu timnya Luis Milla dan Pep Guardiola di skuad sepakbola, melainkan di tim basket klub Catalan tersebut -- yang memiliki nama FC Barcelona Bàsquet, atau biasa disebut FC Barcelona saja.

Semasa berkarier di ajang basket Spanyol, David Wood juga tercatat berhasil menjuarai titel liga bersama FC Barcelona.

Pria 56 tahun kelahiran Spokane, Washington, ini memang merupakan seorang atlet basket yang juga sempat membela tim basket Amerika Serikat di dalam Kejuaraan Dunia FIBA 1998.

David Wood bukan cuma tercatat pernah berkiprah untuk sejumlah tim basket NBA tapi juga membela klub-klub basket di benua Eropa, termasuk di Spanyol. Selain FC Barcelona, ia antara lain pernah main untuk Murcia dan Fuenlabrada selama beraksi di negeri Matador.



Dilansir media Spanyol AS dan Sport, sosok David Wood termasuk di antara barisan massa pendukung Donald Trump yang menyerbu Capitol Hill AS, Rabu (6/1) waktu setempat, untuk memprotes hasil pilpres di negeri Paman Sam.

"Wood, 56 tahun, memang mengakui dirinya sebagai pengagum Donald Trump dan ia pun mem-posting serangkaian fotonya sedang berada di luar Capitol Hill," tulis AS, merujuk pada sosok mantan pemain skuad basket FC Barcelona itu.

Seperti dirangkum detikcom, massa pendukung Donald Trump menyerbu Gedung Capitol AS untuk mengganggu kongres pengesahan Presiden terpilih Joe Biden. Aksi yang berujung rusuh dan memakan korban nyawa ini juga memicu banyak kecaman.

Aksi massa pro Donald Trump tersebut memunculkan bentrokan dengan polisi. Sebagian massa ditangkap. Imbas aksi rusuh tersebut, rapat gabungan Kongres untuk mengesahkan kemenangan presiden terpilih Joe Biden sempat tertunda.

(krs/ran)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com