Medali Emas Terkelupas? Ini Curhat 2 Atlet Olimpiade Tokyo 2020

Kris Fathoni W - Sport
Jumat, 27 Agu 2021 11:10 WIB
TOKYO, JAPAN - JULY 31:  Gold medalist Xiaojun Lyu of Team China poses with the gold medal during the medal ceremony for the Weightlifting - Mens 81kg Group A on day eight of the Tokyo 2020 Olympic Games at Tokyo International Forum on July 31, 2021 in Tokyo, Japan. (Photo by Chris Graythen/Getty Images)
Ilustrasi medali emas Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: Getty Images/Chris Graythen)
Jakarta -

Dua atlet peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 curhat di media sosial (medsos). Mereka khawatir karena merasa medali emasnya terkelupas. Kok bisa?

Seperti dikutip RT.com, baru-baru ini ada atlet China Zhu Xueying yang kebingungan dengan medali emasnya. Di Olimpiade Tokyo 2020, ia berjaya di senam nomor trampolin.

Lewat medsos Weibo, yang dilansir Global Times, Zhu Xueying mem-posting foto medali emasnya seraya bertanya kebingungan. "Apa medalimu... terkelupas seperti ini?" katanya.

Dengan Olimpiade Tokyo 2020 bahkan baru tuntas awal bulan Agustus ini, usia medali yang diraih Zhu Xueying pun bisa dibilang baru seumur jagung. Ia pun bingung saat melihat sudah ada bagian yang tampak mengelupas.

"Biarkan aku menjelaskan. Awalnya aku tidak berniat mengelupasnya, aku cuma melihat ada tanda kecil di medaliku. Aku pikir itu cuma debu sehingga aku gosok dengan jari dan melihat tidak ada perubahan. Jadi aku menggosok-gosoknya dan tanda itu bertambah besar."

Nah, atlet renang China Wang Shun ternyata mengalami masalah serupa dengan medali emas yang ia raih di Olimpiade Tokyo 2020. Ia pun mengatakan tak berani lagi mengutak-atik medalinya itu.

Komite Olimpiade Internasional (IOC) sudah angkat bicara mengenai hal tersebut. Mereka menegaskan bahwa yang dialami kedua atlet itu hanyalah lepasnya bagian pelindung di medali emas mereka.

"Bahkan jika Anda melepas pelindungnya, itu tidak akan berdampak secara langsung pada kualitas medalinya.

Olimpiade Tokyo 2020 dimaksudkan sebagai pesta olahraga sedunia yang lebih ramah lingkungan. Termasuk dengan membuat medalinya dari hasil daur ulang perangkat elektronik termasuk telepon seluler.

(krs/yna)