Ramaikan Haornas, David Nurbianto Ajak Jangan Malas Berolahraga

Muhammad Robbani - Sport
Kamis, 09 Sep 2021 19:45 WIB
David Nurbianto
David Nurbianto (Muhammad Robbani/detikSport)
Jakarta -

Komika David Nurbianto gembira dilibatkan di "Olahraga detik Ini Juga". Ia bermain live fun match bulutangkis yang diselenggarakan detikcom di GBK Arena, Jakarta.

David main ganda putra bersama Arya Novrianus melawan Joshua Suherman/Awwe, Kamis (9/9/2021), sore. Acara ini digelar dalam rangka peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang jatuh setiap 9 September.

Dalam kesempatan ini dilakukan kampanye menjaga hidup sehat yang salah satunya dengan berolahraga. Ini sejalan dengan pemerintah yang sedang menggalakkan gaya hidup sehat dengan olahraga.

Kegiatan ini disambut David dengan antusias. Ia memang menantikan kegiatan sejenis setelah lama rehat akibat pandemi COVID-19. Kebetulan, tagline Anti Mager sesuai dengan keinginannya.

"Seru banget, ini sedikit mengobati rasa gelisah karena kurang gerak di masa pandemi. Jadi pas diajak meramaikan Haornas, itu pas banget buat mengembalikan mood gue menjadi bagus lagi. Dan mengingatkan lagi bahwa nggak ada alasan walau pandemi lagi galak-galaknya, untuk tak berolahraga," kata David yang ditemui detikSport selepas acara.

"Hanya mungkin sekarang olahraganya lebih ke protokol kesehatan. Badan harus tetap gerak, kalau di rumah aja pilih lah olahraga yang aman. Bulutangkis ini kan cukup aman ya secara jarak antar pemain jauh," ujarnya menambahkan.

Di luar masa pandemi COVID-19, David cukup dikenal gemar berolahraga. Bermain sepakbola menjadi cabang olahraga yang menjadi favorit bersama rekan-rekannya.

Diakui pemuda Betawi itu, ia cukup kesulitan berolahraga sejak virus corona merebak di Indonesia. Banyak pembatasan dan penerapan prokes membuat aktivitas olahraga jadi tak bisa digelar rutin seperti biasa.

"Kalau olahraga gue itu yang nggak sendiri, misalnya sepakbola dan bulutangkis. Kalau sepakbola pertimbangannya mencari lapangan. Kan banyak juga yang ditutup karena PPKM. Ada yang buka, tetapi prokesnya ketat, misalnya harus menyertakan surat vaksin," ucap David.

"Ketika memutuskan main, pastikan yang datang semua aman. Biasanya kami sepakat di grup, kalau ada yang nggak enak badan atau anget-anget dikit itu jangan datang. Yang dateng juga biasanya sudah pada vaksin. Sekarang jadinya jarang olahraga, nggak sesering dulu. Biasanya seminggu sekali. Sekarang mah paling sebulan sekali," ucapnya.

(aff/cas)