Nash yang kini bermain untuk Phoenix Suns pernah mengaku amat sangat mencintai klub sepakbola di Inggris, Tottenham Hotspur. Pria 33 tahun itu bahkan berminat menaruh saham di klub kota London Utara itu.
Minat Nash itu sepertinya belum bisa terlaksana. Tapi hal serupa Nash telah dilakukannya dengan menanamkan uang untuk membuat sebuah kompetisi profesional bagi para wanita, yang akan dimulai tahun 2009 mendatang. Dalam proyek ini Nash menjabat sebagai salah satu pemilik, selain juga menjadi investor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nash yang datang dari keluarga sepakbola tersebut juga punya tekad besar untuk mengembangkan kepopuleran sepakbola wanita di AS. Salah satunya dengan "beriklan" tentang liga bentukannya, kepada para fansnya di dunia basket.
"Saya hanya ingin jadi pendukung supernya dan melihat liga ini tumbuh. Kalau saya bisa membantu menyebarluaskan keterangan tentang ini dan bisa dapat akses ke beberapa fans saya sehingga bisa membantu liga wanita lepas landas di negara ini, dengan senang hati saya akan melakukannya," lanjut Nash yang aktif bermain sepakbola semasa sekolah.
Nah, sekarang Nash kira-kira lebih nge-fans mana, Spurs atau kompetisi bikinan sendiri?
(krs/a2s)










































