Makin tingginya tingkat penyebaran HIV/AIDS di kalangan anak muda membuat KPA memilih pasangan pereli dan navigator tersebut sebagai duta karena dianggap mampu mewakili anak muda Indonesia yang berprestasi dan terbebas dari HIV/AIDS.
"Alasan pertama adalah karena mereka juara nasional. Kemudian mereka juga pergi ke event internasional, sehingga melalui prestasi dan event tersebut, mereka bisa membantu menyebarkan pesan penaggulangan AIDS," ujar Sekretaris KPA, Nafsiah Mboi, kepada wartawan disela-sela acara yang berlangsung di Gedung Bappenas, Jakarta, Rabu (12/3/2008).
Mendapat kehormatan menjadi Duta AIDS disambut dengan antusias oleh keduanya. Salah satu bentuk kampanye yang akan dilakukan adalah dengan menempelkan stiker bertuliskan "Spread the messages, not the virus. Stop AIDS" di mobil mereka untuk setiap balapan yang diikuti.
"Lebih mengkampanyekan penanggulangan AIDS ini kepada kawula muda adalah sangat membanggakan, dan sangat bersyukur sekali kami bisa jadi salah satu duta untuk itu. Mudah-mudahan kita bisa membantu program ini," terang Hade.
Ketika disinggung mengenai makin besarnya jumlah penderita HIV/AIDS, Subhan mengungkapkan keprihatinannya.
"Kalau mendengar penjelasan tadi sih emang sudah masuk lampu merah. Cuma di daerah mungkin masih kurang luas pemberitahuannya. Masih banyak orang belum tahu, dan itu intinya kita. Kita bisa jadi narasumber yang mungkin bisa membantu pencegahan AIDS," tuturnya. "Mudah-mudahan kita bisa membantu ke daerah-daerah juga."
(din/ian)











































